{"id":177,"date":"2025-09-06T14:12:04","date_gmt":"2025-09-06T14:12:04","guid":{"rendered":"https:\/\/vienneinfo.org\/?p=177"},"modified":"2026-09-16T05:05:34","modified_gmt":"2026-09-16T05:05:34","slug":"ciri-ciri-hutan-tropis-pengertian-karakteristik-flora-dan-fauna","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vienneinfo.org\/?p=177","title":{"rendered":"Ciri-Ciri Hutan Tropis: Pengertian, Karakteristik, Flora, dan Fauna"},"content":{"rendered":"<p>awf-volunteeringabroad.org- Kalau kita dengar kata <strong data-start=\"301\" data-end=\"317\">hutan tropis<\/strong>, yang kebayang biasanya pepohonan tinggi, udara lembap, dan suara hewan liar bersahut-sahutan. Memang betul, tapi hutan tropis jauh lebih dari sekadar rimbunan pohon. Ia adalah <strong data-start=\"495\" data-end=\"514\">paru-paru dunia<\/strong> sekaligus rumah bagi jutaan spesies tumbuhan dan hewan.<\/p>\n<p data-start=\"574\" data-end=\"833\">Menariknya, meski hanya menutupi sebagian kecil permukaan bumi, hutan tropis menyimpan sekitar <strong data-start=\"669\" data-end=\"712\">dua pertiga keanekaragaman hayati dunia<\/strong>. Itu sebabnya para ilmuwan, pecinta alam, hingga relawan konservasi selalu menaruh perhatian besar pada ekosistem ini.<\/p>\n<hr data-start=\"835\" data-end=\"838\" \/>\n<h2 data-start=\"840\" data-end=\"868\">Pengertian Hutan Tropis<\/h2>\n<p data-start=\"870\" data-end=\"1172\">Secara sederhana, <strong data-start=\"888\" data-end=\"1005\">hutan tropis adalah hutan yang tumbuh di wilayah tropis dengan curah hujan tinggi dan suhu hangat sepanjang tahun<\/strong>. Lokasinya biasanya berada di sekitar garis khatulistiwa: Amerika Selatan (Amazon), Afrika Tengah (Kongo), hingga Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Papua Nugini).<\/p>\n<p data-start=\"1174\" data-end=\"1219\">Perbedaannya dengan hutan lain cukup jelas:<\/p>\n<ul data-start=\"1220\" data-end=\"1431\">\n<li data-start=\"1220\" data-end=\"1284\">\n<p data-start=\"1222\" data-end=\"1284\">Hutan temperate (iklim sedang) punya musim gugur dan dingin.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1285\" data-end=\"1361\">\n<p data-start=\"1287\" data-end=\"1361\">Hutan boreal (taiga) didominasi pohon jarum dengan musim dingin panjang.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1362\" data-end=\"1431\">\n<p data-start=\"1364\" data-end=\"1431\">Hutan tropis? Selalu hijau, selalu basah, selalu penuh kehidupan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<hr data-start=\"1433\" data-end=\"1436\" \/>\n<h2 data-start=\"158\" data-end=\"197\">Ciri-Ciri Hutan Tropis Secara Umum<\/h2>\n<p data-start=\"199\" data-end=\"452\">Kalau mau mengenali hutan tropis, ada sejumlah ciri khas yang bikin ekosistem ini berbeda dari hutan lain. Bukan cuma lebat dan hijau, tapi ada pola alami yang konsisten di hampir semua hutan tropis dunia, baik di Amazon, Afrika, maupun Asia Tenggara.<\/p>\n<ol data-start=\"454\" data-end=\"2525\">\n<li data-start=\"454\" data-end=\"742\">\n<p data-start=\"457\" data-end=\"742\"><strong data-start=\"457\" data-end=\"486\">Curah hujan sangat tinggi<\/strong><br data-start=\"486\" data-end=\"489\" \/>Rata-rata mencapai 2.000\u20134.000 mm per tahun, dengan hujan hampir setiap hari. Inilah sebabnya hutan tropis disebut juga <em data-start=\"612\" data-end=\"625\">hutan hujan<\/em>. Curah hujan yang stabil menjaga kelembapan udara tetap tinggi dan mendukung pertumbuhan vegetasi sepanjang tahun.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"744\" data-end=\"1036\">\n<p data-start=\"747\" data-end=\"1036\"><strong data-start=\"747\" data-end=\"773\">Suhu hangat dan stabil<\/strong><br data-start=\"773\" data-end=\"776\" \/>Suhu di hutan tropis relatif konstan, berkisar 25\u201327\u00b0C siang maupun malam. Hampir tidak ada musim dingin, sehingga tumbuhan bisa tumbuh tanpa henti. Iklim yang stabil ini juga menjadikan hutan tropis sebagai tempat paling produktif dalam hal fotosintesis.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1038\" data-end=\"1365\">\n<p data-start=\"1041\" data-end=\"1365\"><strong data-start=\"1041\" data-end=\"1075\">Kanopi pohon yang sangat tebal<\/strong><br data-start=\"1075\" data-end=\"1078\" \/>Pepohonan tinggi tumbuh rapat hingga membentuk lapisan atap alami. Kanopi ini menghalangi sebagian besar cahaya matahari, membuat lantai hutan gelap dan lembap. Kanopi juga berfungsi sebagai pelindung alami bagi burung, primata, dan berbagai spesies lain yang jarang turun ke tanah.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1367\" data-end=\"1705\">\n<p data-start=\"1370\" data-end=\"1705\"><strong data-start=\"1370\" data-end=\"1418\">Keanekaragaman hayati yang luar biasa tinggi<\/strong><br data-start=\"1418\" data-end=\"1421\" \/>Dari ribuan spesies pohon hingga jutaan jenis serangga, hutan tropis adalah rumah bagi sebagian besar flora dan fauna dunia. Di satu hektar hutan tropis Kalimantan, misalnya, bisa ditemukan ratusan spesies pohon berbeda\u2014lebih banyak daripada total spesies pohon di seluruh Eropa.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1707\" data-end=\"2081\">\n<p data-start=\"1710\" data-end=\"2081\"><strong data-start=\"1710\" data-end=\"1739\">Tanah relatif miskin hara<\/strong><br data-start=\"1739\" data-end=\"1742\" \/>Meski vegetasinya lebat, tanah hutan tropis sebenarnya kurang subur. Hujan deras menyebabkan pencucian unsur hara (leaching), sehingga nutrisi cepat hilang. Yang membuat pohon tetap subur adalah <strong data-start=\"1940\" data-end=\"1967\">siklus daur ulang cepat<\/strong>: daun, ranting, dan organisme mati segera terurai menjadi humus di permukaan tanah, lalu langsung diserap akar.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2083\" data-end=\"2293\">\n<p data-start=\"2086\" data-end=\"2293\"><strong data-start=\"2086\" data-end=\"2120\">Kelembapan udara sangat tinggi<\/strong><br data-start=\"2120\" data-end=\"2123\" \/>Tingkat kelembapan bisa mencapai 80\u201390%. Kondisi ini membuat tumbuhan epifit seperti anggrek, lumut, dan pakis bisa hidup menempel di batang pohon tanpa perlu tanah.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2295\" data-end=\"2525\">\n<p data-start=\"2298\" data-end=\"2525\"><strong data-start=\"2298\" data-end=\"2328\">Lapisan vegetasi berstrata<\/strong><br data-start=\"2328\" data-end=\"2331\" \/>Dari pohon emergen raksasa sampai semak lantai hutan, setiap lapisan punya ciri khas. Struktur bertingkat ini jadi alasan kenapa hutan tropis bisa menampung begitu banyak spesies sekaligus.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<hr data-start=\"2261\" data-end=\"2264\" \/>\n<h2 data-start=\"2266\" data-end=\"2291\">Lapisan Hutan Tropis<\/h2>\n<p data-start=\"2293\" data-end=\"2399\">Hutan tropis bukan cuma \u201chutan rimba\u201d tanpa struktur. Kalau diperhatikan, ada lapisan yang berbeda-beda:<\/p>\n<ul data-start=\"2401\" data-end=\"2802\">\n<li data-start=\"2401\" data-end=\"2502\">\n<p data-start=\"2403\" data-end=\"2502\"><strong data-start=\"2403\" data-end=\"2421\">Emergent layer<\/strong> \u2192 pohon raksasa yang menjulang setinggi 60 meter, berdiri di atas kanopi lain.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2503\" data-end=\"2590\">\n<p data-start=\"2505\" data-end=\"2590\"><strong data-start=\"2505\" data-end=\"2521\">Canopy layer<\/strong> \u2192 lapisan utama, tempat burung, monyet, dan ribuan serangga hidup.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2591\" data-end=\"2700\">\n<p data-start=\"2593\" data-end=\"2700\"><strong data-start=\"2593\" data-end=\"2607\">Understory<\/strong> \u2192 bagian tengah, teduh, lembap, tempat tumbuhan kecil dan predator seperti jaguar berburu.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2701\" data-end=\"2802\">\n<p data-start=\"2703\" data-end=\"2802\"><strong data-start=\"2703\" data-end=\"2719\">Forest floor<\/strong> \u2192 lantai hutan yang gelap, lembap, dengan dedaunan membusuk cepat menjadi humus.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"2804\" data-end=\"2916\">Lapisan ini ibarat \u201capartemen alami\u201d bagi makhluk hidup\u2014setiap tingkatan punya penghuni dan fungsinya sendiri.<\/p>\n<hr data-start=\"2918\" data-end=\"2921\" \/>\n<h2 data-start=\"2923\" data-end=\"2951\">Flora Khas Hutan Tropis<\/h2>\n<p data-start=\"2953\" data-end=\"3085\">Hutan tropis dikenal dengan <strong data-start=\"2981\" data-end=\"3011\">pohon tinggi berdaun lebar<\/strong> seperti meranti, mahoni, hingga pohon kapur barus. Tapi bukan cuma itu:<\/p>\n<ul data-start=\"3087\" data-end=\"3349\">\n<li data-start=\"3087\" data-end=\"3165\">\n<p data-start=\"3089\" data-end=\"3165\"><strong data-start=\"3089\" data-end=\"3099\">Epifit<\/strong> \u2192 tumbuhan yang menempel di pohon lain, misalnya anggrek hutan.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3166\" data-end=\"3258\">\n<p data-start=\"3168\" data-end=\"3258\"><strong data-start=\"3168\" data-end=\"3177\">Liana<\/strong> \u2192 tumbuhan merambat besar seperti rotan yang melilit pohon dari bawah ke atas.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3259\" data-end=\"3349\">\n<p data-start=\"3261\" data-end=\"3349\"><strong data-start=\"3261\" data-end=\"3279\">Tumbuhan bawah<\/strong> \u2192 pakis, lumut, dan tanaman kecil yang adaptif dengan cahaya minim.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"3351\" data-end=\"3494\">Bayangkan satu hektar hutan tropis di Kalimantan saja bisa punya lebih dari 200 spesies pohon berbeda\u2014angka yang sulit ditandingi hutan lain. Selengkapnya di Flora Khas Hutan Tropis: Dari Anggrek hingga Liana.<\/p>\n<hr data-start=\"3496\" data-end=\"3499\" \/>\n<h2 data-start=\"3501\" data-end=\"3529\">Fauna Khas Hutan Tropis<\/h2>\n<p data-start=\"3531\" data-end=\"3610\">Kalau flora membuat hutan tropis hijau, maka fauna-lah yang membuatnya hidup.<\/p>\n<ul data-start=\"3612\" data-end=\"3975\">\n<li data-start=\"3612\" data-end=\"3729\">\n<p data-start=\"3614\" data-end=\"3729\"><strong data-start=\"3614\" data-end=\"3625\">Mamalia<\/strong> \u2192 orangutan di Kalimantan dan Sumatra, harimau Sumatra, gajah hutan Afrika, tapir di Amerika Selatan.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3730\" data-end=\"3806\">\n<p data-start=\"3732\" data-end=\"3806\"><strong data-start=\"3732\" data-end=\"3742\">Burung<\/strong> \u2192 cendrawasih Papua, rangkong, hingga burung tucan di Amazon.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3807\" data-end=\"3892\">\n<p data-start=\"3809\" data-end=\"3892\"><strong data-start=\"3809\" data-end=\"3828\">Reptil &amp; amfibi<\/strong> \u2192 ular piton, komodo (di NTT), katak pohon berwarna mencolok.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3893\" data-end=\"3975\">\n<p data-start=\"3895\" data-end=\"3975\"><strong data-start=\"3895\" data-end=\"3907\">Serangga<\/strong> \u2192 ribuan spesies kupu-kupu, semut pemotong daun, kumbang eksotis.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"3977\" data-end=\"4118\">Satu hal menarik: banyak fauna hutan tropis bersifat <strong data-start=\"4030\" data-end=\"4041\">endemik<\/strong>, artinya hanya ada di wilayah tertentu dan tidak ditemukan di tempat lain.<\/p>\n<hr data-start=\"4120\" data-end=\"4123\" \/>\n<h2 data-start=\"4125\" data-end=\"4150\">Manfaat Hutan Tropis<\/h2>\n<p data-start=\"4152\" data-end=\"4239\">Kenapa hutan tropis sering disebut <strong data-start=\"4187\" data-end=\"4206\">paru-paru dunia<\/strong>? Karena manfaatnya luar biasa:<\/p>\n<ol data-start=\"4241\" data-end=\"4604\">\n<li data-start=\"4241\" data-end=\"4315\">\n<p data-start=\"4244\" data-end=\"4315\"><strong data-start=\"4244\" data-end=\"4265\">Penghasil oksigen<\/strong> \u2192 pohon tropis berfotosintesis sepanjang tahun.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"4316\" data-end=\"4387\">\n<p data-start=\"4319\" data-end=\"4387\"><strong data-start=\"4319\" data-end=\"4338\">Penyerap karbon<\/strong> \u2192 menyimpan CO\u2082, menahan laju perubahan iklim.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"4388\" data-end=\"4450\">\n<p data-start=\"4391\" data-end=\"4450\"><strong data-start=\"4391\" data-end=\"4424\">Habitat keanekaragaman hayati<\/strong> \u2192 rumah jutaan spesies.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"4451\" data-end=\"4525\">\n<p data-start=\"4454\" data-end=\"4525\"><strong data-start=\"4454\" data-end=\"4482\">Sumber kehidupan manusia<\/strong> \u2192 kayu, buah, rempah, obat-obatan alami.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"4526\" data-end=\"4604\">\n<p data-start=\"4529\" data-end=\"4604\"><strong data-start=\"4529\" data-end=\"4554\">Pengatur iklim global<\/strong> \u2192 menjaga siklus air dan keseimbangan atmosfer.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p data-start=\"4606\" data-end=\"4714\">Tanpa hutan tropis, suhu bumi bisa lebih panas, cuaca lebih ekstrem, dan banyak spesies punah lebih cepat.<\/p>\n<hr data-start=\"4716\" data-end=\"4719\" \/>\n<h2 data-start=\"4721\" data-end=\"4755\">Ancaman terhadap Hutan Tropis<\/h2>\n<p data-start=\"4757\" data-end=\"4819\">Sayangnya, hutan tropis juga jadi ekosistem paling terancam:<\/p>\n<ul data-start=\"4821\" data-end=\"5095\">\n<li data-start=\"4821\" data-end=\"4866\">\n<p data-start=\"4823\" data-end=\"4866\"><strong data-start=\"4823\" data-end=\"4842\">Penebangan liar<\/strong> untuk kayu komersial.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"4867\" data-end=\"4950\">\n<p data-start=\"4869\" data-end=\"4950\"><strong data-start=\"4869\" data-end=\"4894\">Perkebunan monokultur<\/strong> (sawit, karet, kedelai) yang menggantikan hutan asli.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"4951\" data-end=\"5012\">\n<p data-start=\"4953\" data-end=\"5012\"><strong data-start=\"4953\" data-end=\"4969\">Pertambangan<\/strong> yang merusak ekosistem dari bawah tanah.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"5013\" data-end=\"5095\">\n<p data-start=\"5015\" data-end=\"5095\"><strong data-start=\"5015\" data-end=\"5034\">Perubahan iklim<\/strong> yang membuat curah hujan tak menentu dan suhu makin panas.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"5097\" data-end=\"5208\">Menurut data WWF, setiap menit hutan tropis seluas 27 lapangan sepak bola hilang. Itu angka yang bikin ngeri.<\/p>\n<hr data-start=\"5210\" data-end=\"5213\" \/>\n<h2 data-start=\"5215\" data-end=\"5250\">Upaya Pelestarian Hutan Tropis<\/h2>\n<p data-start=\"5252\" data-end=\"5323\">Masih ada harapan kalau semua pihak terlibat. Beberapa langkah nyata:<\/p>\n<ul data-start=\"5325\" data-end=\"5709\">\n<li data-start=\"5325\" data-end=\"5410\">\n<p data-start=\"5327\" data-end=\"5410\"><strong data-start=\"5327\" data-end=\"5355\">Membentuk taman nasional<\/strong> \u2192 contohnya Taman Nasional Gunung Leuser di Sumatra.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"5411\" data-end=\"5489\">\n<p data-start=\"5413\" data-end=\"5489\"><strong data-start=\"5413\" data-end=\"5441\">Edukasi masyarakat lokal<\/strong> \u2192 agar tidak bergantung pada penebangan liar.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"5490\" data-end=\"5606\">\n<p data-start=\"5492\" data-end=\"5606\"><strong data-start=\"5492\" data-end=\"5530\">Program volunteering dan ekowisata<\/strong> \u2192 relawan membantu konservasi sambil mengenalkan wisata ramah lingkungan.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"5607\" data-end=\"5709\">\n<p data-start=\"5609\" data-end=\"5709\"><strong data-start=\"5609\" data-end=\"5635\">Dukungan internasional<\/strong> \u2192 negara-negara dunia menyepakati perjanjian perlindungan hutan tropis.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"5711\" data-end=\"5807\">Pelestarian hutan tropis bukan cuma tanggung jawab negara, tapi juga kita sebagai warga dunia.<\/p>\n<hr data-start=\"5809\" data-end=\"5812\" \/>\n<h2 data-start=\"5814\" data-end=\"5835\">FAQ Hutan Tropis<\/h2>\n<p data-start=\"5837\" data-end=\"5954\"><strong data-start=\"5837\" data-end=\"5869\">Apa ciri utama hutan tropis?<\/strong><br data-start=\"5869\" data-end=\"5872\" \/>Curah hujan tinggi, suhu hangat stabil, dan keanekaragaman hayati sangat tinggi.<\/p>\n<p data-start=\"5956\" data-end=\"6083\"><strong data-start=\"5956\" data-end=\"5998\">Dimana hutan tropis terbesar di dunia?<\/strong><br data-start=\"5998\" data-end=\"6001\" \/>Amazon di Amerika Selatan, hutan Kongo di Afrika, dan hutan hujan Asia Tenggara.<\/p>\n<p data-start=\"6085\" data-end=\"6226\"><strong data-start=\"6085\" data-end=\"6131\">Mengapa hutan tropis penting bagi manusia?<\/strong><br data-start=\"6131\" data-end=\"6134\" \/>Karena hutan ini menghasilkan oksigen, menyerap karbon, dan jadi sumber obat-obatan alami.<\/p>\n<p data-start=\"6228\" data-end=\"6364\"><strong data-start=\"6228\" data-end=\"6273\">Apa bedanya hutan tropis dan hutan hujan?<\/strong><br data-start=\"6273\" data-end=\"6276\" \/>Istilah \u201chutan hujan tropis\u201d sebenarnya sama, hanya penekanan pada curah hujan tinggi.<\/p>\n<hr data-start=\"6366\" data-end=\"6369\" \/>\n<h2 data-start=\"6371\" data-end=\"6421\">Hutan Tropis: Kekayaan Alam yang Harus Dijaga<\/h2>\n<p data-start=\"6423\" data-end=\"6621\">Kalau dipikir-pikir, <strong data-start=\"6444\" data-end=\"6489\">hutan tropis bukan sekadar hamparan hijau<\/strong>, tapi jantung kehidupan di bumi. Ia menyediakan oksigen yang kita hirup, air yang kita minum, hingga keindahan yang tak ternilai.<\/p>\n<p data-start=\"6623\" data-end=\"6829\">Menjaga hutan tropis berarti menjaga masa depan. Bukan hanya untuk gajah, orangutan, atau cendrawasih, tapi juga untuk kita sendiri. Karena tanpa hutan tropis, manusia pun akan kehilangan tempat berteduh.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>awf-volunteeringabroad.org- Kalau kita dengar kata hutan tropis, yang kebayang biasanya pepohonan tinggi, udara lembap, dan suara hewan liar bersahut-sahutan. Memang betul, tapi hutan tropis jauh lebih dari sekadar rimbunan pohon. Ia adalah paru-paru dunia sekaligus rumah bagi jutaan spesies tumbuhan dan hewan. Menariknya, meski hanya menutupi sebagian kecil permukaan bumi, hutan tropis menyimpan sekitar dua [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[23,20,21,8,22],"class_list":["post-177","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","tag-ancaman-hutan-tropis","tag-ciri-ciri-hutan-tropis","tag-flora-fauna-hutan-tropis","tag-hutan-tropis","tag-manfaat-hutan-tropis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vienneinfo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/177","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vienneinfo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vienneinfo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vienneinfo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vienneinfo.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=177"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vienneinfo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/177\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":242,"href":"https:\/\/vienneinfo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/177\/revisions\/242"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vienneinfo.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=177"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vienneinfo.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=177"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vienneinfo.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=177"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}